Seni bela diri Perisai Diri menjadi bagian dari rangkaian Handover Educational OGFiCE 2026 – Contribution Program 2026–2027 yang digelar PT Badak NGL, Selasa (6/10/2026). Dalam agenda tersebut, santri Pondok Pesantren Hidayatullah Bontang tampil membawa kemampuan silat yang mereka latih sekaligus memperkenalkan seni bela diri kepada para peserta dan tamu undangan.
Keterlibatan para santri dalam kegiatan yang bekerja sama dengan Osaka Gas Foundation of International Cultural Exchange (OGFICE) itu menghadirkan ruang bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan di hadapan publik. Hadir dalam kegiatan tersebut Senior Manager Corporate Communication & Services PT Badak NGL, Busori, serta Ketua OGFICE, Matsui Takeshi.
Hadir juga pada kesempatan itu Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Bontang Ustadz Firdaus Darwin yang didampingi sekretaris Rozikin Achmad.
Mengenakan seragam bela diri putih dengan sabuk masing-masing, para santri memperagakan rangkaian gerakan Perisai Diri secara serempak. Penampilan tersebut memperlihatkan unsur ketangkasan, kedisiplinan, koordinasi, dan keberanian yang dibangun melalui proses latihan.
Bagi para santri, tampil dalam agenda tersebut bukan sekadar demonstrasi kemampuan bela diri. Pengalaman berada di ruang publik memberi kesempatan untuk membangun kepercayaan diri sekaligus berinteraksi dalam kegiatan yang mempertemukan unsur pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat.
Keikutsertaan itu juga memperlihatkan ruang pendidikan pesantren yang tidak terbatas pada pembelajaran akademik dan keagamaan. Latihan bela diri menjadi salah satu sarana pembentukan karakter melalui disiplin, kerja sama, keberanian, ketekunan, dan kemampuan mengelola diri.
Partisipasi dalam OGFiCE 2026 sekaligus menjadi bagian dari hubungan kolaboratif antara Pondok Pesantren Hidayatullah Bontang dan PT Badak NGL dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda.
Melalui panggung tersebut, para santri memperoleh pengalaman untuk terus mengasah kemampuan, tampil percaya diri, serta mengenalkan seni budaya silat Perisai Diri kepada masyarakat. (ybh/adm)

