Informasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Lembaga Pendidikan Integral (LPIH) Bontang Tahun Akademik 2026-2027, Anda dapat menghubungi Whatsapp Centre 0811-5872-300, 0812-5660-8604

Haflah Takharruj SMP-SMA Putri Hidayatullah Kota Bontang Hadirkan Penghormatan Mendalam kepada Orang Tua


Lembaga Pendidikan Integral (LPI) Pondok Pesantren Hidayatullah Bontang menggelar Haflah Takhruj SMP-SMA Putri di Aula Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kota Bontang pada Senin (1/6/2026). Sebanyak 89 wisudawati mengikuti prosesi kelulusan tersebut, terdiri atas 25 siswi tingkat SMA dan 64 siswi tingkat SMP. 

Kegiatan ini menjadi penanda selesainya proses pendidikan formal para santri sekaligus momentum penguatan nilai-nilai penghormatan kepada keluarga yang selama ini menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan pesantren.

Salah satu rangkaian acara yang menyita perhatian hadirin adalah prosesi penghormatan kepada ibu. Dalam sesi tersebut, para wisudawati berdiri menghadap orang tua mereka, kemudian melepaskan mahkota yang dikenakan dan memasangkannya kepada sang ibu. 

Prosesi berlangsung dalam suasana khidmat dan emosional. Sejumlah orang tua tampak menitikkan air mata saat menerima mahkota dari putri mereka, sementara sebagian wisudawati terlihat berusaha menahan haru sebelum kembali ke tempat duduk masing-masing.

Momentum tersebut menjadi simbol penghargaan atas peran keluarga, khususnya ibu, yang selama bertahun-tahun mendampingi perjalanan pendidikan anak-anak mereka. Di hadapan keluarga, guru, dan tamu undangan, para wisudawati menyampaikan penghormatan kepada sosok yang selama ini membersamai proses belajar melalui doa, perhatian, serta berbagai bentuk pengorbanan yang tidak selalu tampak di ruang publik.

Ketua Yayasan Hidayatullah Bontang, Ustadz Firdaus Darwin, dalam keterangannya menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak dapat dipisahkan dari keterlibatan keluarga. Menurutnya, pendidikan yang kuat lahir dari kolaborasi antara lembaga pendidikan dan rumah tangga.

“Pendidikan tidak dibangun hanya di ruang kelas. Sekolah dan pesantren berfungsi membimbing, tetapi fondasi utamanya tetap berada di keluarga. Karena itu, penghormatan kepada orang tua merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter peserta didik,” ujarnya.

Firdaus menjelaskan bahwa Bontang yang terus berkembang membutuhkan penguatan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi moral dan spiritual yang kuat. Menurutnya, dakwah pendidikan menjadi instrumen penting untuk menyiapkan generasi yang mampu berkontribusi di tengah perubahan sosial dan perkembangan kawasan.

“Pembangunan wilayah harus berjalan seiring dengan pembangunan manusia. Pendidikan yang menguatkan ilmu, akhlak, dan tanggung jawab sosial merupakan bagian dari dakwah yang menyiapkan generasi menghadapi tantangan masa depan,” katanya.

Sepanjang pelaksanaan haflah, suasana kekeluargaan dan kebersamaan tampak mewarnai seluruh rangkaian acara. Prosesi pemasangan mahkota kepada ibu menjadi bagian yang paling membekas bagi banyak hadirin karena menghadirkan pesan bahwa keberhasilan seorang anak tidak lahir dari perjuangan individu semata. 

Di balik capaian pendidikan yang diraih, terdapat peran orang tua yang selama bertahun-tahun membersamai perjalanan mereka dengan kesabaran, dukungan, dan doa yang terus mengalir. Momentum tersebut sekaligus menegaskan bahwa pendidikan merupakan hasil sinergi antara keluarga, pesantren, dan masyarakat dalam membentuk generasi berilmu serta berakhlak.[]

Reporter: Irfatun Nazhifah
Editor: Tim AMC