Hidayatullah Bontang Gelar Peskil Ramadhan Bekerjasama dengan PT Indominco


MENJADI santri di sebuah pondok pesantren adalah pengalaman tersendiri bagi yang pernah mencicipinya dengan suasana kehidupan agamis dan jadwal kegiatan yang serba padat dibawah pengawasan guru dan pengasuh secara ketat.

Lantas bagaimana dengan orang tua atau pelajar yang ingin merasakan suasana pesantren tanpa harus menjadi santri menetap di sebuah pondok?.

Dalam hal ini, kita biasa mendegar istilah pesantren kilat (peskil). Kegiatan peskil sengaja dirancang dengan waktu yang singkat sebagai wadah bagi pelajar luar pondok untuk mendapatkan pengalaman layaknya sebagai santri muqim.

Hari Ahad (11/6), Majelis Taklim PT Indominco Mandiri bekerjasama dengan Pondok Pesantren Hidayatullah Kota Bontang menjadi fasilitator terselenggaranya Pesantren Kilat (Peskil) Ramadhan antara anak karyawan PT Indominco Mandiri dengan anak-anak warga Hidayatullah.

Maksud diadakannya kegiatan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan agama, mengenal kehidupan pesantren lebih dekat dan merasakan secara langsung suasana yang begitu agamis.

Kegiatan berlangsung selama satu hari dengan kemasan agenda yang dibaut padat. Acara serimoni pembukaan dimulai pukul 08.00 WITA yang dihadiri oleh Managemen PT Indominco Mandiri, Pengurus Yayasan Ponsok Pesantren Hidayatullah Kota Bontang dan para orang tua yang anaknya menjadi peserta peskil serta para tamu undangan.

Dalam sambutan  yang disampaikan oleh perwakilan Management PT Indominco Mandiri, dihadapan peserta beliau mengharapkan agar acara berlansung dengan lancar, aman dan dapat mencapai tujuan dilaksanakannya, yakni mengantar para pesenrta menjadi anak shaleh dan shalehah.

Dari pihak pesantren, sambutan disampaikan oleh Ketua Yayasan Bapak Firdaus, S.Pd.I. Dalam sambutannya beliau menghimbau agar para peserta mengikuti kegiatan secara proaktif.

"Mudah-mudahan keihlasan dan kesungguhan menjadi asbab Allah Ta’ala mengantar para peserta menjadi anak baik, ditambah lagi kegiatan diselenggarakan di bulan berkah," kata Ustadz Firdaus.

Acara yang dikemas dalam bentuk perlombaan menjadikan para peserta antusias dan bersemangat mengikuti kegiatan satu demi satu hingga usai meski mereka dalam keadaan lapar.

Perlombaan dibagi menjadi beberapa kategori diantaranya lomba mewarnai, menggambar,  kaligrafi, tartil,  dan pidato. Masing-masing pemenang satu sampai tiga disiapkan hadiah-hadiah yang menarik.

Kegiatan lomba berlangsung seru dibawa asuhan panitia berpengalaman yakni Ibu-ibu Muslimat Hidayatullah dan Syabab Hidayatullah Bontang yang kebanyakan dari mereka adalah guru-guru senior lembaga Hidayatullah. Mereka dituntut kreatif serta aktif dalam membangkitkan semangat peserta yang terdiri anak-anak tingkatan SD kelas satu hingga SMP kelas delapan.

Memaksimalkan masjid sebagai pusat kegiatan, oleh panitia diatur menjadi beberapa tempat. Panggung utama di dalam masjid menghadap selatan, panggung uatama dijadikan tempat membuka dan mentup acara peskil secara serimoni.

Selain panggung utama, ditambah beberapa panggung sebagai arena lomba. Setiap arena lomba disediakan sound system, meja juri dan karpet untuk duduk para peserta dan penggembira.

Acara berjalan begitu seru, antara arena lomba yang satu dengan yang lain saling berdekatan sehingga teriakan Allahu Akbar dan sorak dukungan antar peserta terdengar saling bersahutan di dalam masjid.

Meski demikian, para peserta bisa saja focus dengan kelompinya masing-masing. Memang sesekali dari panggung utama, panitia kadang-kadang menyampaikan agar para peserta bisa konsentrasi menuntaskan tugasnya, mengingat waktu yang terbatas.
 
Menjelang Shalat Ashar, seluruh kegiatan lomba rampung dilaksanakan. Beberapa peserta yang sudah selesai melakukan kegiatan saling bertanya-tanya, mereka penasaran dengan hasil akhir karyanya, apakah masuk nominasi mendapat juara atau tidak.

Ba’da shalat ashar, hasil lomba diumumkan. Dari masing-masing kategori lomba, diambil sebanyak tiga pemenang, pemenang satu, dua dan tiga. Yang mendapat juara dipersilahkan tampil ke depan penonton untuk mendapatkan hadih dan yang belum juara, panitia menghimbau untuk tetap berbesar hati, sebab manfaat dari kegiatan jauh lebih banyak dari sekadar hadiah yang diperebuatkan.

Terakhir untuk seluruh peserta baik yang mendapat juara atau yang tidak mendapatkan amplop yang isinnya uang tunai dari pihak penyelenggara dalam hal ini Majelis Taklim PT Indominco Mandiri. Setelah itu, serimoni penutupan acara deselenggarakan.

Saat suara azan magrib berkumandang, perserta peskil, panitia, Management PT Indominco Mandiri, pasilitator lomba dan seluruh warga Hidayatullah Bontang berbuka puasa bersama bertempat di teras Masjid Ar Riyadh, selanjutnya shalat magrib berjama'ah dan makan malam bersama-sama. Setelah itu tibalah saatnya untuk kembali kerumah masing-masing.

Alhamdulillah, kepada Allah jualah kita memuji, karena atas curahan kasih sayang dan rahmat-Nya,, acara berlangsung dengan lancar sampai selesai.

Terima kasih untuk semuanya, khususnya Panitia Pelaksana Peskil yang terdiri dari, Ibu-ibu MUSHIDA, SYABAB Hidayatullah dan Pengurus Majelis Taklim PT Indominco Mandiri. Dengan kerja keras kalian, kegiatan dapat berjalan dengan baik

Semoga kegiatan peskil tahun 2017 M/1438 H melahirkan generasi islami, pelanjut estapeta perjuangan agama, bangsa dan negara. (*Panpel)

Gallery Kegiatan Peskil 1438 H












----ooOOoo----

Share on Google Plus

HIDAYATULLAH BONTANG PEDULI

Pondok Pesantren Hidayatullah Bontang menerima dan menyaluran zakat, infak, dan sedekah anda untuk program keummatan seperti penyantunan santri binaan kalangan yatim dan dhuafa dhuafa. Informasi lebih lanjut hubungi kami +62 821-7357-8845 atau melalui email bontang@hidayatullah.id